Jelang F1 2017 Seri Kedua: Pembalap dan Mobilnya

Sirkuit Shanghai akan dijadikan arena balap mobil di seri kedua F1 2017, beberapa sorotan mengarah pada performa mobil dan juga pembalapnya.

Sepanjang seri pertama F1 2017, mobil milik tim McLaren-Honda cukup menjadi sorotan. Pasalnya kedua pembalap dalam timnya gagal mendapatkankan poin cukup sewaktu mengaspal di sirkuit Melbourne Park. Dalam lomba yang lalu keduanya sangat jauh berada di belakang dan sama sekali mustahil untuk melaju ke garis depan.

Seri kedua F1 2017 sudah semakin di depan mata, namun mobil dengan kode sasis MCL32 ini masih dipertanyakan kemampuannya untuk bisa tampil prima dalam arena sirkut di Shanghai, Cina. Meskipun menggandeng Fernando Alonso untuk memperkuat tim mereka, keraguan masih timbul mengingat betapa berat rintangan bandar togel yang harus mereka selama pertandingan di Shanghai.

Lintasan sepanjang 1,17 kilometer di sirkut Shanghai sepertinya ingin menelanjangi bagaimana lemahnya tenaga mesin Honda. Asalan klasik seperti karakteristik sirkuit yang kerap kali menyulitkan ban, mobil dan mesin hingga faktor cuaca setempat dilontarkan oleh Eric Boullier, Dirut McLaren. Baginya sirkuit di Melbourne, Australia, jauh lebih mampu menelanjangi kelemahan mobil mereka dibandikan dengan sirkuit Shanghai.

Namun tim McLaren-Honda tetap akan mengeluarkan kemampuan terbaik mereka untuk menaklukan aspal sirkuit di Shanghai. Meski masih terjadi masalah dengan sasisnya, tim McLaren-Honda mencoba untuk memperbaikinya dengan membawa upgrade terbaru. Stoffel Vandoorne, salah seorang pembalap dari tim McLaren-Honda seperti yang dilansir dari Motosport, mengatakan bahwa berada di urutan terakhir dari garis finish bukanlah harapan dari tim mereka, namun untuk balapan di Shanghai mereka akan membawa beberapa komponen baru untuk memperkuat performa tim mereka.

Kokpit Kosong Sauber dan Pembalap Ferrari

Berita mengenai absennya Pascal Wehrlein di seri kedua F1 2017, menyisakan kokpit kosong bagi mobil dari tim Sauber. Pembalap andalan tim Sauber ini belum lama mengalami cidera punggung, namun dia berkinginan untuk mengaspal bersama timnya. Sayangnya, tim Sauber tidak mendukung rencana Wehrlein, mereka enggan untuk mengambil resiko jika membiarkan pembalap mereka kembali sebelum cideranya pulih 100%.

Adalah Antonio Giovinazzi yang kemudian dipilih oleh tim Sauber untuk mengisi kokpit kosong milik mereka. Giovinazzi sebenarnya merupakan pembalap ketiga untuk tim Ferrarim, namun sejak seri pertama F1dia sudah mengisi kokpit kosong yang ditinggalkan oleh Wehrlein.

Nama Giovinazzi memang layak untuk diperhitungkan, mantan teman satu tim Rio Haryanto di tim Minor Racing pada tahun 2016 ini memiliki rekam jejak yang tidak bisa dikatakan buruk. Sejak lolos sesi kualifikasi di babak Q2, sempat membuat tim Ferrari ragu meminjamkan pembalapnya untuk Sauber.

Susunan Posisi F1 Seri Kedua

Beberapa kejadian selama seri pertama di Melbourne, Australia, merupakan gambarkan awal dari seri F1. Seperti kemenangan telak oleh Sebastian Vattel dari tim Ferrari, Hamilton dan Botas dari tim Marcedes yang harus merasa cukup puas dengan posisi kedua mereka, dan tim McLaren-Honda yang sangat jauh tertinggal di seri pertama.

Seri kedua yang akan dilangsungkan di Shanghai pun sudah menunggu di depan mata. Seperti yang dikutip dari Motorsport, akhir minggu ini beberapa pembalap akan mulai melakukan adaptasi terhadap sirkuit pada sesi latihan bebas, setelah itu pembalap akan melakukan simulasi di sesi latihan bebas kedua. Pada hari sabtu latihan bebas terakhir akan digelar sebelum persiapan mobil di sesi kualifikasi.

Berbagai prediksi judi online sudah mulai tersebar jelang sesi kedua F1 2017. Beberapa masih meragukan performa McLaren-Honda, beberapa menanti kejutan yang datang dari tim RedBull. Apapun prediksinya, semoaga pertandingan berjalan dengan baik.